Mau Handphone, gatget, & Blackbarry Gratis ???? (100% free)

Pengen punya Hp, gatget & Blackbarry (BB) gratis.

Caranya Gampang sob:

1. Daftarkan dirimu di situs ini http://www.xpango.com?ref=92333508.

2. Pilih Handphone, gatget & Blackbarry yang km inginkan.

3. promosikan link yang km terima melalui website, blog, facebook atau website pribadimu yang lain…

4. Tara.. tinggal tunggu deh datengnya..

Syarat dan ketentuan:

Misal kamu mau dapet iPhone 4G dengan credit 15. brarti km harus memiliki downline/ teman yang udah daftar dengan refferal kode anda adalah sebanyak 15 juga.

Kalau sudah memenuhi kuota, maka  produk yang diinginkan akan segera dikirim.

Segarera daftar deh. kapan lagi, mumupung gratis.

Ini merupakan situs terlaris di eropa karena terbukti memberikan produk secara gratis.

Tunggu apa lagi, langsung saja http://www.xpango.com?ref=92333508.

ADDER & SUBTRACTOR

ADDER
Adder merupakan Suatu Rangkian Penjumlahan 2 buah bilangan biner yang dimana rangkian ini dapat dibagi menjadi 2 yaitu:
1.     HALF ADDER
Half Adder merupakan salah satu rangkan paling sederhana dimana rangkian ini digunakan untuk menjumlahkan 1 bit biner. Half adder memiliki 2 buah terminal input dan 2 buah terminial output, yaitu SUMMURY OUT(SUM) dan CARRY OUT(CARRY).
Contoh:
contoh-half-adder
Skema Pengkabelan dari half adder adalah:
skema-half-adder
Tabel Kebenarannya:

tabel-half-adder
2.    FULL ADDER
Fulla Adder merupakan penjumlahan duab buah biner yang berjumlah lebih dari 1 bit. Hasil Penjumlahan Dapat dibagi menjadi 2 bagian yaitu SUMMARY OUT(SUM) dan CARRY, dimana apabila penjumlahan melebihi jumlah kolom maka CARRY bernilai 1.
Contoh:
contoh-full-adder
Skema Pengkabelan dari full Adder adalah
skema-fulladder
Dengan tablkebenaran:
tabel-full-adder

SUBTRACTOR
Adder merupakan Suatu Rangkian Pengurangan 2 buah bilangan biner yang dimana rangkian ini dapat dibagi menjadi 2 yaitu:
1.    HALF SUBTRACTOR
Half Subtractor merupakan suatu rangkian yang dapat digunakan untuk mengurangi 1 bit bilangan biner. Half subtractor memiliki 2 buah terminal input dan 2 buah terminal output, yaitu SUMMURY OUT(SUM) dan BORROW OUT(CARRY).
Contoh:
contoh-half-subtractor
Skema Pengkabelan dari half subtractor adalah:
skema-half-subtractor
Tabel Kebenarannya:
tabel-half-subtractr
2.    FULL SUBTRACTOR
Fulla Subtractor merupakan pengurangan dua buah biner yang berjumlah lebih dari 1 bit. Hasil pengurangan dapat dibagi menjadi 2 bagian yaitu SUMMARY OUT(SUM) dan BORROW
Contoh:
contoh-full-subtractor
Skema Pengkabelan dari Full Sobtractor adalah:
skema-full-subtraktor
Dengan table kebenaran:

tabel-full-subtractr

Pencacah 4- bit Modulus 10 & Modulus 16

PENCACAH 4-BIT untuk modulus 10
–    Untuk Pencacah 4 bit degan modulus 10 digunakan IC 7490 dimana SkemaPengkabelannya SBB:
7490
–    Pulsa yang dibangkitkan pada pencacah 4-BIT dengan modulus 10
cloack-modulus-10
–    Tabel kebenarannya
tabel-kebenaran-modulus-16
PENCACAH 4-BIT untuk modulus 16
–    Untuk Pencacah 4 bit degan modulus 16 digunakan IC 7476 dimana SkemaPengkabelannya SBB:
7476
–    Pulsa yang dibangkitkan pada pencacah 4-BIT dengan modulus 16
cloack-modulus-16
–    Tabel kebenarannya

tabel-kebenaran-modulus-10

Pencacah 4 Bit

Pencacah atau penghitung (counter) merupakan piranti yang penting fungsinya dalam
suatu sistem rangkaian digital. Suatu pencacah akan menghitung jumlah daur yang
dilewati oleh pulsa clock pemicunya. Rangkaian ini tersusun dari beberapa buah FF JK
yang terpicu pada pinggiran positif atau negatif, dengan fungsi-fungsi set dan clear-nya.
1

Pencacah 4 bit disusun dari 4 buah FF JK dengan keluaran dari setiap FF akan memicu
FF yang ada di belakangnya. Suatu sinyal tegangan segi empat sebagai
sinyal clock memicu FF A pada saat pinggiran negatif (belakang) pulsa itu tiba.
Selanjutnya keluaran FF A akan memicu FF B, dengan keluaran FF B memicu FF C,
yang pada akhirnya keluaran FF C akan memicu FF D. Dari gambar 7.1 tampak bahwa
dua masukan J dan K pada masing-masing FF itu pada keadaan tinggi, sehingga
keempat FF itu ada dalam keadaan “toggle”, artinya keluaran tiap FF itu akan berpindah
keadaan jika pinggiran negatif dari pulsa yang memicunya tiba.
Cara kerja dari rangkaian ini dapat dijelaskan sebagai berikut :
1. Misalkan pada keadaan awal semua FF telah direset, sehingga setiap FF mempunyai
keluaran nol. Jadi sebelum datang pulsa clock pertama diperoleh DCBA = 0000.
2. Ketika pulsa clock pertama tiba (clock=1), maka FF A akan dipicu pada pinggiran
negatifnya, sehingga diperoleh A=1, sedangkan FF lainnya belum bekerja dan tetap
pada keadaan awalnya. Untuk daur yang pertama diperoleh keluaran DCBA = 0001.
3. Ketika pulsa clock kedua tiba, maka FF A kembali dipicu pada pinggiran negatifnya,
sehingga keluarannya berubah dari menjadi rendah (A=0). Perubahan keadaan pada
A merupakan picuan negatif pada FF B, sehingga menghasilkan B=1. sedangkan FF
C dan D tetap pada keadaan awalnya. Untuk daur ini diperoleh DCBA = 0010.
4. Ketika pulsa clock ketiga tiba, maka FF A akan dipicu kembali pada pinggiran
negatifnya, sehingga keluaran A menjadi tinggi. Sedangkan FF lainnya tetap berada
pada keadaan terakhirnya. Dengan demikian pada daur ini diperoleh DCBA = 0011.
5. Untuk pulsa clock keempat, FF A terpicu sehingga keluaran untuk FF ini menjadi
rendah. Perubahan keluaran FF A ini merupakan picuan negatif untuk FF B sehingga
keluaran FF B berayun menjadi rendah (B=0). Perubahan keluaran FF B ini akan
memicu FF C sehingga keluaran dari FF C yang semula rendah menjadi tinggi
(C=1). Karena FF D belum terpicu, maka keluaran pada daur ini DCBA = 0100.
Demikian untuk seterusnya didapatkan bahwa FF A akan selalu terpicu oleh pinggiran
negatif pulsa clock, sedangkan FF B terpicu oleh pinggiran negatif dari keluaran FF A.
FF C terpicu oleh pinggiran negatif keluaran FF B, dan FF D akan terpicu oleh
pinggiran negatif dari keluaran FF C. Secara singkat dikatakan bahwa setiap keluaran
dari masing-masing FF akan memicu FF lain yang ada dibelakangnya.
Untuk pencacah modus lain yang lebih rendah, misalnya pencacah modus 10, maka
pencacah ini dapat disusun dengan memodifikasi pencacah modus 16. Caranya dengan
mereset semua FF pada urutan cacahan yang kesepuluh. Artinya pada urutan cacahan
yang kesepuluh, semua FF akan direset sehingga diperoleh DCBA = 0000.
2-edit

Nilai biner pulsa pada gambar diatas dapat dinyatakan dalam bentuk tabel seperti tabel dibawah ini
3
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan 4 buah FF JK akan
dihasilkan 16 kondisi keluaran DCBA dalam bentuk sandi biner dari 0000 sampai
dengan 1111. Maka untuk n buah gandengan FF JK akan diperoleh 2n kondisi keluaran.
Sedangkan bilangan biner terbesar yang dapat dicacah akan mempunyai ekivalen
desimal 2n – 1. Sebagai contoh, untuk 5 buah gandengan FF JK mempunyai 32 macam
kondisi keluaran mulai dari 00000 sampai dengan 11111, dengan nilai cacahan terbesar
ekivalen dengan desimal 31.

Rangkian Skuensial

Dalam Sistem Digital, rangkian logika dapat kita bagi menjadi 2 kelompok yakni:
1.    Rangkian Logika kombinasional
Contohnya: Gerbang AND, OR & NOT
2.    Rangkian Skuensial
Contohnya: Flip-Flop
Flip-flop:
Rangkian flip-flop ini merupakan rangkian yang dimana terdiri dari 2 elemen aktif(transistor) yang kerjasamanya saling bergantian. Fungsinya adalah sebagai berikut:
•    Menyimpan bilangan biner
•    Mencacah pulsa
•    Menyerempakkan/ men sinkronkan rangkian aritmatika
Flip-flop Bersifat bistable: dua kndisi yang stabil 0 dan 1. Kondisi ini akan tetap stabil tidak akan berubah jika tidak ada pemicu (input) yang masuk.
Jenis-jenis Flip-flop(Tugas)
1.    RS Flip-flop
RS merupakan salah satu jenis flip-flop yang disusun dari kombinasi 2 gerbang NAND atau kombinasi 2 gerbang NOR. Flip-flop ini memiliki 2 buah masukkan, yaitu Set = S dan Reset=R. Mempunyai 2 buah keluaran yaitu Q dan Q. bertindak sebagai1 bit memori dengan output Q sebagai nilai bit tersebut.
Symbol RS Flip-flop:
1-simbol-rs
IC yang dipakai adalah IC 7400(NAND) atau IC 7402
Skema IC:
1-rs-skema
Model Operasi:
1-table-ic
2.    JK Flip-flop
Mengatasi kelemahan RS yang melarang kedua input berlogika 1, dengan membuatnya bekerja toggle untuk masukan tersebut. Masukan diberi nama J dan K:
J ~ S  dan K ~ R.
Symbol JK Flip-flop:
2-simbol-jk1
IC yang dipakai adalah IC 7473
Skema IC:
2-jk-ic
Model Operasi:
2-tabel-jk
3.    JK dengen preset & Clear
Symbol JK Flip-flop dengan preset & clear:
3-simbol-jk-dengan-preset
IC yang dipakai adalah IC 7476
Skema IC:
3icjk-dngn-preset-dan-clear

Model Operasi:
3-tabel-jk-dengan-preset
4.    D Flip-flop
Flip-flop ini merupakan flip-flop yang memiliki 1 buah masukkan dan 2 buah keluaran. Keluaran pada flip-flop ini mengikuti masukkan selama cloak aktif. Flip-flop ini digunakan pada memori.
Symbol D Flip-flop:
4-simbol-d
IC yang dipakai adalah IC 7474
Skema IC:
4-ic-d
Model Operasi:
4-tabel-d
5.    Master Slave Flip-flop
•    Master dikopikan ke Slave pada periode Clock= 0
•    Tidak peka atas perubahan masukan sesaat
Symbol Master slave
5-symbol-master-slave
IC yang dipakai adalah IC 7472
Skema IC:
5-icmaster-slave

Gerbang kombinasional

Merupakan kombinasi/ gabungan dari gerbang-gerbang dasar sehingga didapatkan suatu keluaran yang diinginkan. Pada posting kali ini akan di kombinasikan gerbang-gerbang dasar AND,OR, NAND dan NOT

Contoh
1. Kombinasi And dan OR
Diagram Logika:

diagram-12
Skema pengkabelan:
skema-1
Tabel Kebenaran:
A B C D Y
0 0 0 0 0
0 0 0 1 0
0 0 1 0 0
0 0 1 1 1
0 1 0 0 0
0 1 0 1 0
0 1 1 0 0
0 1 1 1 1
1 0 0 0 0
1 0 0 1 0
1 0 1 0 0
1 0 1 1 1
1 1 0 0 1
1 1 0 1 1
1 1 1 0 1
1 1 1 1 1
2. Kombinasi AND, OR, NOT & NAND
Diagram Logika:
diagram-2
Skema pengkabelan:
skema-2
Tabel Kebenaran:
A B C D P Q R
0 0 0 0 0 1 0
0 0 0 1 0 1 0
0 0 1 0 0 1 0
0 0 1 1 0 0 1
0 1 0 0 0 1 0
0 1 0 1 0 1 0
0 1 1 0 0 1 0
0 1 1 1 0 0 1
1 0 0 0 0 1 0
1 0 0 1 0 1 0
1 0 1 0 0 1 0
1 0 1 1 0 0 1
1 1 0 0 1 1 0
1 1 0 1 1 1 0
1 1 1 0 1 1 0
1 1 1 1 1 0 0
3. Kombinasi AND, OR, NOT & NAND 2(Tugas)
Diagram Logika:
diagram-tugas
Skema pengkabelan:
skema-tugas
Tabel Kebenaran:
A B C D Y
0 0 0 0 1
0 0 0 1 1
0 0 1 0 1
0 0 1 1 0
0 1 0 0 1
0 1 0 1 1
0 1 1 0 1
0 1 1 1 1
1 0 0 0 1
1 0 0 1 1
1 0 1 0 1
1 0 1 1 1
1 1 0 0 1
1 1 0 1 1
1 1 1 0 1
1 1 1 1 1

GERBANG PEMBANGKIT UNIVERSAL

GERBANG PEMBANGUN UNIVERSAL
Gerbang NAND merupakan Gerbang bisa membangun gerbang-gerbang dasar lain. Gerbang ini memiliki dua buah inputan dan 1 buah keluaran. Pada gerbang ini nilai akan bernilai 0 jika kedua inputan bernilai 1.
Gerbang ini diuji dengan IC 7400 dengan sedikit kombinasi gerbang ini dapat digunakan unutk membentuk gerbang-gerbang lain seperti AND, OR, NOR, EX-OR, EX-NOR. Maka dari itu gerbang ini disebut dengan gerbang pembangkit universal.
1. Gerbang Pembangun AND
TABEL:
Input Output
A B P Q
0 0 1 0
0 1 1 0
1 0 1 0
1 1 0 1
Diagram logika:
diagram-and
Skema Pengkabelan:

skema-and
2. Gerbang Pembangun OR
TABLE
Input Output
A B P Q R
0 0 1 1 0
0 1 1 0 1
1 0 0 1 1
1 1 0 0 1

Diagram Logika:
diagram-or
Skema Pengkabelan:
skema-or

3. Gerbang Pembangun NOR
TABLE
Input Output
A B P Q R S
0 0 1 1 0 1
0 1 1 0 1 0
1 0 0 1 1 0
1 1 0 0 1 0

Diagram Logika:
diagram-nor
Skema Pengkabelan:
skema-nor
4. Gerbang Pembangun EX-OR(TUGAS)
TABLE
Input Output
A B P Q R S
0 0 1 1 1 0
0 1 1 1 0 1
1 0 1 0 1 1
1 1 0 1 1 0
Diagram Logika
diagram-ex-or
Skema Pengkabelan:
skema-ex-or
5. Gerbang Pembangun EX-NOR(TUGAS)
TABLE
Input Output
A B P Q R S T
0 0 1 1 1 0 1
0 1 1 1 0 1 0
1 0 1 0 1 1 0
1 1 0 0 0 1 1

Diagram logika:
diagram-ex-nor
Skema Pengkabelan
skema-ex-nor